Aishamswa

- Welcome to Author's Cottage -

  • Home
  • Berita
  • Tutorial
  • Stories
  • Another Random

Hi, We are Aishamswa /

The place where we write some words


CHAPTER 1
New York, December 31st 1999
03.05 p.m.

“Selamat datang di Kedai Chocolate~!”

Suara nyaring Cherrie yang selalu ceria saat menyambut pelanggan pertama membuatku dan teman-temanku siap di tempat masing-masing sambil memasang senyum ramah.

Lalu, seiring berjalannya waktu, pelanggan berdatangan, hilir mudik, keluar masuk kedai. Hari ini terasa berbeda karena pelanggan kedai ini bertambah, terutama kalangan remaja yang datang bersama rombongannya.

Dan aku melihatnya. Gadis yang sama, di tempat yang sama, dan minuman yang sama. Sudah 3 hari dia berkunjung ke tempat ini. Atau mungkin sudah sejak lama, namun aku tidak memerhatikan?

Saat ini musik yang mengalun adalah ‘Now That I’ve Found You’ milik Michael Bolton. Beberapa pengunjung, terutama di kalangan remaja ikut menyanyikan lagu ini. Ada juga seorang suami yang ikut bernyanyi sambil menghadap istrinya. Anak-anak mereka bertepuk tangan melihat keharmonisan orangtua mereka.

Ah, aku rindu keluargaku.

Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 p.m.

“Ladies and Gentlemen~!” Cherrie berseru, kembali menarik atensi semua pengunjung. “Seperti biasa, Kedai Chocolate melakukan aktivitas tahunan, yaitu perayaan tahun baru. Dan seperti biasa, kami akan membagikan kartu Selamat Tahun Baru. Namun, tahun ini agak berbeda,” lanjut Cherrie, sengaja menggantungkan.

Ah ya, aku baru ingat. Tahun ini agak berbeda karena kami menyiapkan panggung kecil dan beberapa alat musik untuk acara unjuk bakat bagi pengunjung yang datang.

“Baiklah~! Siapa yang ingin unjuk bakat terlebih dahulu?” tanya Cherrie, riang. Beberapa orang mengangkat tangan, kemudian Cherrie memilih salah satu. Lalu semua berjalan dengan sendirinya. Semua pengunjung bersorak gembira menonton setiap penampilan.

Aku hanya mengamati, sesekali tertawa bila ada penampilan lawak, lalu ikut bertepuk tangan setiap penampilan selesai.

Dan setelah salah satu pengunjung menyelesaikan unjuk bakatnya, Cherrie maju. “Ladies and Gentlemen~! I’m so sorry to say this, but time’s up. Because 10 minutes more, we’ll celebrate the New Year. Everyone~! Let’s go to roof!” ucap Cherrie, bersemangat.

Perayaan memang selalu dirayakan di atap karena kita bisa dengan leluasa menatap dan menyalakan fireworks yang menghiasi langit malam tahun baru. Kini, seluruh pengunjung mengikuti Cherrie ke atap. Teman-temanku bergegas merapikan meja dan kursi.

“Adam,” terdengar suara perempuan. Aku yang ikut membantu teman-temanku membereskan meja, menoleh ke asal suara. Lily memberiku kotak berwarna chocolate berisi kartu ucapan Terima Kasih dan Selamat Tahun Baru.

“Giliranmu membagikan ini,” kata Lily sambil tersenyum. Aku menganga, “Why me?” “Karena memang sudah giliranmu,” jawab gadis itu, lalu meletakkan kotak di meja yang sedang kubersihkan. “Hwaiting!” ucap Lily menggunakan Bahasa Korea yang kuketahui artinya ‘semangat’. Ia lalu naik tangga menuju atap.

Aku menghela napas. “Bro, aku pergi dulu. Kalian cepatlah menyusul,” ucapku pada teman-temanku yang dibalas dengan ‘okay’.

Di atap, aku segera membagikan kartu ucapan kepada seluruh pengunjung. Mereka tersenyum ramah, membuatku tersenyum. Membagikan kartu ucapan ternyata not bad, karena aku jadi merasa berada di sekeliling keluargaku.

Aku menghela napas lega setelah membagikan semua kartu. “Ng? Oh, ternyata masih ada satu. Siapa yang belum kuberi?” gumamku. Aku menyapu pandanganku, menelusuri siapa yang belum mendapat kartu. Dan, aku menemukannya. Pandanganku jatuh pada sosok yang berdiri di pojok belakang.

Gadis itu.

Aku berjalan mendekati gadis itu perlahan. Akankah ia menyadari bahwa aku sedang berjalan ke arahnya? Akankah ia menghindar? Atau akankah ia berpura-pura menganggapku tidak ada?

Aku berdeham, lalu tersenyum. “Excuse me, I want to give you this card. Thank you for coming to Chocolate Café and enjoying all our menu. Also―”

DUARR! DOR!

Ucapanku terhenti, refleks aku menoleh ke asal suara. Ternyata, fireworks sudah mulai memenuhi langit. Semua orang terpana dan bersorak. Mereka bertepuk tangan, dan para remaja mengabadikan momen ini.

Kemudian aku sadar bahwa aku masih berurusan dengan gadis itu. Aku mendapatinya masih berdiri di sebelahku, matanya berbinar menatap fireworks. Aku tersenyum tipis, menyodorkan kartu ucapan terakhir padanya. Gadis itu menatapku dan aku berkata,

“Happy New Year.”











To be continued ..
~ <(^o^)> ~

Hii~! What do you think? Too long or too short?
Please leave comment on the box below, because I really need your chritic and suggestion. Thank you for reading~!

- a.sh.
Share on:

Jus adalah minuman dari buah atau sayur yang diblender. Biasanya ditambahi susu kental manis putih atau gula pasir. Jus yang less sugar sebenarnya lebih sehat karena murni dari buah atau sayur itu sendiri. Beberapa orang lebih suka jus buah daripada sayur dengan alasan sayur itu pahit. 

Nah, kalian lebih suka minum jus dari buah atau sayur?

Tapi tapi tapi, ada jus campuran lho. Jadi, jus buah sayur. Wah, buah sama sayur emang bisa dicampur? Bisa kok. Di dalam jus ini ada wortel, seledri, kacang panjang, tomat buah, dan pepaya. Jus ini less sugar, lho. Duh, kebayang nggak tuh, rasanya? Hehehe. 

Sekarang, kita simak step by step membuat jus buah sayur ini, yuk! Oh ya, resep ini untuk 4 gelas ya!

Step 1          : Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan; yaitu wortel 2 buah, tomat buah 2 buah, seledri 2 helai, kacang panjang 3 helai, pepaya ukuran sedang, baskom, pisau, dan pengupas wortel.



Step 2          : Putik daun seledri dan kacang panjang. Untuk kacang panjang, kedua ujungnya di buang, ya. Kalau ada bagian yang berwarna cokelat, buang bagian itu, gunakan bagian yang berwarna hijau dan masih fresh.

Step 3          : Kupas wortel menggunakan alat pengupas. Sebelum dikupas, kedua ujung wortel dipotong ya. 


 
Step 4          : Kupas pepaya. Pertama, ujungnya dipotong terlebih dahulu. Lalu, dipotong menjadi dua. Kemudian buang biji-bijinya, baru dikupas.




Step 5          : Letakkan semua bahan di dalam baskom. Isi dengan air matang, rendam selama satu menit saja.




Step 6          : Potong-potong wortel, tomat, dan pepaya. Untuk tomat, bagian berwarna hijau dibuang, ya.




Step 7          : Siapkan mesin blender. Colokkan kabel mesin blender di stopkontak.


Step 8          : Siapkan tabung blender. Masukkan sayuran hijau―yaitu kacang panjang dan seledri―terlebih dahulu. Setelah itu, tomat, wortel, dan yang terakhir pepaya. Letakkan tabung blender di atas mesin blender.




  
Step 9          : Tuangkan segelas air ke dalam tabung blender. Tekan tombol kecepatan paling rendah. Tekan tombol off, tuang segelas air lagi. Lalu, blender sampai halus, tidak encer dan tidak kental. Setelah dirasa halus, tekan tombol off.




Step 10         : Siapkan gelas. Tuang jus ke dalam gelas.


Daan.., vóila! Jus buah sayur sudah bisa dinikmatii~!

Yum, mudah kan, cara membuatnya? Jangan lupa dicoba yaa~ Kalau mau ditambah gula boleh kok, hehe ^v^
See u next time~! ^3^
Share on:
  • ← Previous post

Q u o t e s

"Love yourself. Whoever you are, believe that you're special. Be confidence and grateful with everything yours. Because there's a star that's right inside you. You are what you're think. Prove it, if you think that you're a star, so you deserve it." -a.sh.
"When everything become complicated and more difficult. Everyone must ever feel hopeless. They can't hold their pains. They tired with all problems that always appearing. And sometimes, when they want to take a break, there's no time for it." - a.sh.
"When your dreams come alive, you're unstoppable. Take a shot, chase the sun, find the beautiful. We will glow in the dark, turning dust to gold. And we'll dream, it possible." - Delacey. Dream it Possible.
"I live like the time. It is still go on with or without energy. I am still okay, no matter with or without you. Like the time, it is still working even though there is no energy. And I am still okay, even if you were leaving." - chap.h
"You can fool a person every time. You can fool every person one time. But you can't fool all people all the time. You can't deserve it." - chap.h
Facebook Twitter Gplus RSS

About Me

My photo
Aisha Shafa 12
View my complete profile

Followers

Labels
  • berita
  • stories
  • tutorial
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Aishamswa

- Welcome to Author's Cottage -

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates